Bisnis.com, JAKARTA – Penyelenggaraan Upacara Hari Republik ke-79 di Ibukota Negara Republik Indonesia (IKN) akan dibatasi. Hal ini seiring dengan terbatasnya kapasitas tamu undangan yang dapat ditampung IKN selama proses pembangunan.

Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga mengatakan, desain perkemahan upacara IKN hanya mampu menampung kurang lebih 6.000 orang.

“Kapasitas lapangan upacara [di IKN] bisa lebih dari 6.000, kalau peserta [pada upacara tahun ini] masih memungkinkan 4.000 orang,” jelasnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, dikutip Minggu (16/10). . 6/2024).

Danis mengatakan, beberapa sarana dan prasarana juga akan segera rampung menjelang upacara kemerdekaan RI di IKN. Diantaranya, ada tiga rumah sakit yang akan beroperasi pada Agustus 2024.

Ketiga RS tersebut adalah RS Hermina yang akan digunakan dengan 50 ruangan, RS Kemenkes, dan RS Mayapada.

Selain itu, proyek investasi yang dipimpin oleh Chairman Sedayu Group Sugianto Kusuma atau Aguan ini juga diharapkan mulai beroperasi dengan 191 kamar pada Agustus 2024.

“Belum selesai, tapi pengelolaannya [pelaksanaan 17 Agustus 2024] sudah bisa dilakukan,” tambah Danis.

Upacara kemerdekaan di IKN akan digelar di dua tempat, yakni di IKN dan Istana Negara Jakarta.

Sebelumnya, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi juga menyatakan peserta upacara Hari Republik ke-79 di IKN akan dibatasi. 

Jadi, masih dihitung ulang kapasitasnya. Tentu kita semua berharap, tapi tergantung undangan Kerajaan, kata Yudian Wahyudi usai mengikuti rapat terbatas (ratas) persiapan upacara HUT ke-79 RI. . Istana Kekaisaran. Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/6/2024). 

Ia mengatakan, pembatasan jumlah peserta upacara Dies ke-79 di IKN juga berlaku bagi instansi tersebut, termasuk pejabat internal BPIP karena keterbatasan kapasitas. 

“Semua diharapkan datang, tapi dalam artian terbatas. Hanya yang mendapat undangan saja yang ingat kapasitasnya,” kata Yudian. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel