Bisnis.com, Jakarta – Seorang korban bernama TP (31) tewas dalam kecelakaan antara truk Porsche dan truk Mitsubishi.

Pengemudi mobil Porsche tewas di tempat saat mobil bertabrakan dengan truk di Tol Dalam Kota KM 5+200 B depan Gerbang Tol (GT) Kuningan 2, Jakarta Selatan.

Petugas Kecelakaan dan Bencana Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Diella Kartika Artha mengatakan, bencana itu terjadi pada pukul 01.40 WIB. Sebagai pengemudi Porsche Cayman, T.P. (31) tidak memperhatikan dan menabrak truk di depannya.

Mobil Porsche Cayman yang dikemudikan TP bertabrakan dengan bagian belakang truk Mitsubishi saat sedang melaju akibat ugal-ugalan berkendara, kata Diella kepada wartawan, Rabu (19/06/2024).

Kebetulan, mobil mahal tersebut disangkutkan di bagian belakang truk dan terseret sekitar 150 meter. Di sisi lain, RA tidak mengetahui kalau Porsche itu ada kaitannya dengan truk yang dikendarainya.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Bisnis, tampak hampir seluruh bagian depan mobil, terutama kap mesin dan kepala, hancur akibat ditabrak truk. Aturan penggunaan jalan tol

Kecelakaan yang melibatkan truk Porsche dan truk Mitsubishi ini bisa dijadikan pembelajaran bahwa berkendara di jalan raya harus dikontrol sesuai peraturan yang ada.

Hal ini karena Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 “Di Jalan Tol” Pasal 41 Ayat 2 menyatakan bahwa penggunaan jalan tol harus memenuhi beberapa peraturan perundang-undangan.

Pengendara bisa menggunakan bahu jalan tol, namun hanya dalam keadaan darurat.

Menurut astra-daihatsu.id, bahu tol berfungsi sebagai tempat pemberhentian darurat, parkir sementara atau area tambahan untuk akses kendaraan darurat.

Selain itu, bahu tol berperan dalam menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas dengan memberikan ruang yang lebih luas bagi kendaraan yang memerlukan ruang lebih, seperti truk atau kendaraan besar lainnya.

Aturan penggunaan bahu tol sesuai aturan yang berlaku saat ini: Bahu tol diperuntukkan untuk menghentikan darurat kendaraan, menarik atau mendorong: Tidak diperkenankan menggunakan bahu tol untuk memuat atau menurunkan penumpang, barang atau hewan.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi berupa intimidasi pidana dengan denda Rp500.000 atau penjara paling lama dua bulan, sebagaimana diatur dalam Pasal 287 Ayat 1.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan WA