Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Transportasi Indonesia (MTI) angkat bicara mengenai rencana peningkatan kerja sama joint venture antara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan Singapore Airlines di sektor komersial.

Ketua Forum Transportasi Udara Asosiasi Transportasi Indonesia (MTI) Aris Wibowo mengatakan, wajar jika melakukan joint venture seperti yang dilakukan Garuda Indonesia dan Singapore Airlines.

Dikatakannya, salah satu tujuan kerja sama tersebut adalah untuk memperluas jaringan penerbangan antar pihak yang bekerja sama secara umum.

Aris mengatakan hal ini bisa berdampak positif bagi jaringan penerbangan Garuda Indonesia, khususnya rute internasional. Begitu pula dengan posisi Singapore Airlines yang banyak melayani rute internasional ke berbagai negara di Asia, Eropa dan lain-lain.

“Kita tidak bisa memungkiri bahwa Indonesia masih memiliki keterbatasan dalam jumlah penerbangan [untuk rute internasional]. Jadi kalau itu pilihan bagi mereka, kenapa tidak dilakukan,” kata Aris saat dihubungi, Senin. . /7/2024).

Selain itu, dengan kerja sama tersebut, Garuda Indonesia juga mempunyai kemampuan untuk meraih lebih banyak pangsa pasar dari rute-rute yang dilayani Singapore Airlines. Hal ini terutama bagi pelancong internasional yang tidak dilayani dengan baik oleh maskapai penerbangan Indonesia lainnya.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan kerja sama ini tidak akan mengganggu pangsa pasar Garuda Indonesia di segmen penerbangan domestik. Aris mengatakan, penerbangan rute domestik sebaiknya dilayani oleh maskapai dalam negeri.

Oleh karena itu, pendapatan Garuda Indonesia harusnya ditingkatkan meski dengan kerja sama ini. Jangan sampai diturunkan setelah Raja Muda, kata Aris.

Rencana usaha patungan ini sebelumnya telah disetujui oleh Komisi Persaingan dan Konsumen Singapura (CCCS).

Dalam keterangan resmi Singapore Airlines di laman resmi perusahaan, Senin (7/8/2024), dengan adanya perjanjian ini, kedua maskapai dapat memperdalam kemitraan strategis dalam kegiatan bisnis yang lebih luas, sehingga akan membawa manfaat yang lebih besar bagi kedua perusahaan. , baik di Indonesia maupun Singapura.

Kerja sama ini dapat berupa pembagian pendapatan pada rute-rute bersama kedua negara, koordinasi jadwal penerbangan untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada wisatawan dan koneksi yang lancar antara Singapura dan Indonesia dan sekitarnya, serta menjajaki inisiatif penjualan dan pemasaran bersama yang memberikan nilai lebih besar bagi kedua negara. pelanggan. . maskapai penerbangan

Sementara itu, Garuda Indonesia dan Singapore Airlines telah menandatangani perjanjian untuk memperdalam kemitraan pada Mei 2023. Kedua perusahaan telah melakukan beberapa inisiatif, termasuk opsi bagi anggota GarudaMiles dan KrisFlyer untuk mendapatkan dan menukarkan miles melalui jalur kode yang sama.

Lihat berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel