Bisnis.com, JAKARTA – IQ atau “intelligence quotient” digunakan untuk mengetahui tingkat kecerdasan seseorang.

Tes IQ distandarisasi di seluruh dunia dan biasanya diperoleh dengan membandingkan tanggapan seseorang dengan orang lain pada usia yang sama.

Skor IQ seseorang menunjukkan apakah kecerdasannya lebih tinggi, lebih rendah, atau sama dengan teman sebayanya. Dikutip dari Very Well Mind, berikut kelompok skor IQ Wechsler:

– 130 tahun ke atas: Sangat baik sekali – 120-129: Sangat baik – 110-119: Di atas rata-rata – 90-109: Rata-rata – 80-89: Di bawah rata-rata – 70-79: Batasan – Di bawah 69 tahun: Keterbelakangan mental

Penting untuk diingat bahwa mempelajari tentang disabilitas intelektual lebih dari sekadar mengikuti tes kecerdasan. Kemudian, rata-rata peserta tes (63%) memperoleh nilai 85-115 poin.

Tes IQ memiliki beberapa kelemahan. IQ mengukur kemampuan bahasa, matematika, memori, logika dan visual. Meskipun ini adalah kecerdasan, para ahli mendefinisikan “kecerdasan” secara berbeda.

Misalnya kecerdasan emosional dan psikologis tidak diukur dengan koefisien. IQ pada dasarnya hanya mengukur kecerdasan intelektual, bukan kesuksesan seseorang.

Terlepas dari segala kekurangannya, IQ telah lama menjadi ukuran kecerdasan manusia. Menurut Jagran Josh dan ScienceFocus, inilah daftar orang dengan IQ tertinggi di dunia. 1. YoungHoon Kim, 279

Kim dari Korea Selatan diumumkan sebagai orang dengan IQ tertinggi di dunia pada April 2024, dengan skor 279. Ia tergabung dalam Giga Society, yaitu organisasi orang-orang dengan kecerdasan intelektual tinggi.

Kim menerima nilai sempurna dalam berbagai tes kecerdasan dan menjadi presiden United Sigma Intelligence Association. 2.William James Sidis, 250-300

Sidi dianggap sebagai salah satu anak terpintar di dunia. Ia lahir pada tahun 1898, ketika ia berusia 11 tahun di Universitas Harvard. Pada usia 8 tahun, Sidis menciptakan bahasa fiksi bernama The Book of Vendergood.

Namun, seiring bertambahnya usia, dia semakin menjauh dari kehidupan dan ketenaran. 3. Marilyn vos Savant, 228

Marilyn vos Savant adalah seorang jurnalis Amerika. Dalam Guinness World Records, vos Savant memiliki IQ tertinggi (228 poin) antara tahun 1985 dan 1989.

Segera setelah itu, bagian IQ dihapus dari buku rekor dunia karena dianggap tidak cukup penting. 4. Christopher Hirata, 225

Hirata adalah ahli astrofisika kelahiran Amerika. Dengan IQ-nya yang mencapai 225, ia berkontribusi pada dunia fisika.

Terutama untuk memahami awal mula alam semesta, materi gelap atau dark matter dan energi gelap. 5. Terence Tao, hal.211-230

Tao adalah seorang matematikawan kelahiran Australia, namun saat ini menjadi guru matematika di Los Angeles, AS.

Salah satu pencapaian terbesarnya adalah teori bilangan prima Green-Tao. IQ Tao adalah 211-230. 6. Voltaire, 190–200

Nama asli Voltaire adalah Francois Marie Arouet. Menjadi salah satu tokoh Pencerahan Perancis, dia adalah seorang penulis dan filsuf berbakat.

Tulisannya digunakan untuk mengejek pemerintah Perancis saat itu. Berdasarkan bukti sejarah, perkiraan kecerdasannya berkisar antara 190 dan 200. 7.Leonardo da Vinci, 180–220

Leonardo da Vinci adalah seorang ahli seni lukis, patung, arsitektur, dan sains. Manusia baru bisa membuat penemuannya ratusan tahun setelah kematiannya.

Namun dampaknya sangat besar. Lukisannya seperti Mona Lisa dan The Last Supper termasuk lukisan paling terkenal di dunia. Hal-hal revolusioner ini membuat perkiraan IQ menjadi 180-220. 8. Nikola Tesla, 160–310

Tesla adalah seorang Serbia-Amerika, penemu dan ahli kelistrikan. Lahir pada tahun 1856, IQ Tesla diperkirakan antara 160 dan 310, berdasarkan pemikirannya yang sangat maju untuk anak seusianya.

Kontribusinya terhadap dunia antara lain arus bolak-balik (AC) yang saat ini digunakan sebagai listrik biasa. (Ilma Rayhana)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel