Bisnis.com, Jakarta – Unicorn eFishery mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja tak dikenal (PHK). Faktanya, perusahaan yang berbasis di Bandung ini mendapatkan pendanaan Seri D sebesar US$ 200 juta pada tahun lalu. 

Dilansir dari situs resminya, eFishery yang bergerak di bidang perikanan menerima pendanaan Seri D senilai 200 juta USD (sekitar Rp 3 triliun) pada 7 Juli 2023. 

Rencananya dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat misi perusahaan dalam mengembangkan komunitas petani di Indonesia dan memperluas bisnis eFishery.

Putaran pendanaan Seri D dipimpin oleh 42XFund dengan dukungan dari Association Wang Association, Responsive ability, 500Globals (perusahaan modal ventura multi-tahap), serta beberapa investor baru lainnya. 

Investor awal eFishery seperti Northstar, Temasek dan SoftBank juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini. Selain itu, ada juga Goldman Sachs yang hanya bertindak sebagai penasihat dana. 

Sedangkan pada 24 Juli 2024 atau satu tahun setelah menerima pendanaan, eFishery memutuskan melakukan perampingan. 

Muhammed Cheryl, Wakil Presiden Urusan Publik Perikanan ini, mengatakan keputusan PHK itu diambil berdasarkan perubahan kebijakan perusahaan.

“Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang sangat matang berdasarkan restrukturisasi dan perubahan strategi bisnis perusahaan dan eFishery memahami dampaknya terhadap masyarakat,” kata Chairil dalam keterangan resmi kepada Bisnis, Jumat (26/7/2024).

Cheryl mengatakan eFishery berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi para karyawannya dalam memberikan dukungan penuh terhadap karyawan yang terdampak, salah satunya dengan memberikan bantuan berupa bantuan pencarian kerja.

Cheryl mengatakan eFishery membantu karyawan yang terkena dampak menemukan peluang karir baru yang sesuai dengan minat dan keterampilan mereka.

Selain itu, eFishery memberikan konseling dan dukungan kepada karyawan yang terkena PHK. Dalam hal ini, eFishery memberikan layanan konseling dan dukungan untuk membantu karyawan yang terkena dampak selama masa transisi ini.

Selain itu, eFishery akan membantu membuat proses transisi selancar dan selancar mungkin bagi karyawan yang terkena dampak.

Lebih lanjut Cheryl mengatakan, bagi karyawan yang bertahan di eFishery, ia sangat mengapresiasi komitmen dan dedikasi yang telah dibangun perusahaan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel