Bisnis.com, JAKARTA – Kelompok usaha Salim, PT Moya Indonesia, diketahui terlibat dalam proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku di Ibu Kota Negara Republik Indonesia (IKN).

Proyek SPAM Sepaku sendiri sedang dikebut untuk terus mendistribusikan air di wilayah IKN. Minimnya air di ibu kota baru menjadi salah satu penyebab Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan kantor IKN pada Juli ini.

Menurut sumber pelaku usaha yang terlibat dalam proyek SPAM Sepaku IKN, pompa air untuk menyuplai air bersih ini masih dalam tahap uji coba. Beberapa pipa masih dalam proses penyambungan.